A. Nama obat
Nama obat Generik, cirinya sebagai berikut ;
- Menggunakan nama generik yang sama disemua negara.
- Obat yang namanya sama dengan bahan zat aktif yang terkandung di dalamnya.
- Tanpa promosi sehingga harga bisa lebih murah.
- Contoh obat generik : paracetamol, amoksilin.
Nama Obat Paten/ obat bermerk, cirinya sebagai berikut;
- Obat dengan nama dagang yang dipatenkan.
- Obat milik perusahaan dengan nama khas yang dilindungi hukum.
- Dibelakang nama paten ada tanda bulatan dengan huruf R didalamnya (R artinya registereted atau terdaftar)
- Contoh obat paten : Bodrek.
B. Aturan Pemakaian
1. Tepat dosis
- Berapa kali sehari : 1x (artinya setiap 24 jam), 2x (artinya setiap 12jam), 3x (artinya setiap 8 jam, dan 4x (setiap 6jam sekali) dst.
- Berapa jumlahnya untuk setiap kali minum baik itu 1 tablet, 2 tablet
2. Tepat waktu
- Diminum saat, sebelum atau sesudah makan.
- Diminum pada pagi, siang atau malam.
3. Lamanya minum
- Secara terus menerus / seumur hidup
- Dalam periode tertentu (sekian bulan, minggu atau hari), diminum terus sampai habis walaupun gejala sudah sembuh.
- Diminum kalau perlu saja (jika sakit, jika demam atau jika lainnya)
C. Jumlah obat yang diberikan
Pasien yang pulang setelah rawat inap pada umumnya diberikan obat untuk kebutuhan tertentu dengan maksud pada saat obat akan habis, maka pasien hendaknya kontrol ke dokter yang merawat sebelumnya.
D. Cara penyimpanan obat
- Simpan ditempat sejuk dan kering, tidak terkena sinar matahari langsung, tetapi tidak semua obat disimpan dalam kulkas.
- Jauhkan dari jangkauan anak - anak.
- Disimpan dalam etiket yang benar sesuai dengan wadah aslinya.
- Penyimpanan obat luar dipisah dengan obat dalam.
E. Tanda kerusakan obat
- Obat dapat rusak karena pengaruh suhu, kelembaban, sinar matahari, waktu dan tempat.
- Jangan digunakan bila terjadi perubahan warna, bau, bentuk.
- Jangan digunakan bila tanggal kadaluarsa (expired date) terlampaui.
- Jangan digunakan bila etiket tidak terbaca/ ragu-ragu.
F. Efek samping obat (ESO)
- Tanyakan adanya kemungkinana ESO yang mungkin muncul
- Bila ESO menggangu pasien, stop obat dan lapor ke dokter.
G. Saran dari penulis
- Tidak menggunakan obat resep dokter dicampur dengan resep dokter lain atau dengan obat yang dibeli di toko obat.
- Ada beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari bila sedang pengobatan.
No comments:
Post a Comment