Friday, May 27, 2016

ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA NY. C DENGAN HIPERTENSI DI UNIT REHABILITASI SOSIAL PURBO YUWONO BREBES



ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA NY. C DENGAN HIPERTENSI DI UNIT REHABILITASI SOSIAL PURBO YUWONO BREBES

PENGKAJIAN KEPERAWATAN
Hari/Tanggal/Jam                    : Selasa / 11 Desember 2012 / 14.00 wib
Oleh                                       : Eko Puji Riyanto
Metode                                  : Wawancara
Sumber Informasi                   : PM & RM

       I.            IDENTITAS DIRI KLIEN
Nama                                                  : Ny. C
Umur                                                   : 73 Tahun
Jenis Kelamin                                       : Perempuan
Alamat (Sebelum masuk panti)             : Pesurungan Kidul, Tegal Barat, Tegal
Pendidikan                                          : -
Pekerjaan                                            : -
Agama                                                 : Islam
Suku Bangsa                                       : Indonesia
Status Perkawinan                              : Janda karena suami sudah meninggal
Tanggal Masuk Panti                          : Tahun 2003
No. Induk                                           : 818/03
           
    II.            STRUKTUR KELUARGA
A.    DATA KELUARGA
Nama KK                               : Tn.C
Jenis Kelamin                          : Laki-laki
Umur                                       :55 tahun
Pendidikan                              : -
Agama                                     :Islam
Alamat                                     :Tegal Barat
Suku Bangsa                           :indonesia
Jumlah Anggota Keluarga       : 1 orang


B.     GENOGRAM








 

Ket :
 : Laki – Laki
 : Perempuan
           
 III.            RIWAYAT
a.       Pekerjaan : Sebelum Masuk ke Uresos, PM pernah bekerja sebagai buruh tani.
b.      Masuk Uresos : PM mengatakan masuk Uresos atas kemauan sendiri dengan menyerahkan diri ke Uresos Purbo Yuwono ini. Awalnya PM hanya numpang tinggal di keponakannya dikarenakan PM tidak memiliki rumah serta suami dan anaknya sudah meninggal. Tapi PM  merasa tidak enak merepotkan keponakannya terus sehingga PM menyerahkan diri ke Uresos Purbo Yuwono Brebes tahun 2003.
c.       Kecacatan anggota keluarga : PM mengatakan didalam anggota keluarganya tidak ada yang menderita cacat mental dan bawaan, PM saat di kaji mengatakan suami dan anaknya sudah meninggal.

 IV.            RIWAYAT PENYAKIT
1.      Keluhan utama saat ini yang dirasakan
Pada saat Ny. C di kaji, Ny. C mengatakan kepalanya sering terasa pusing dan lehernya pegel.
P : Hipertensi
Q : Cekot cekot
R : Tengkuk bagian belakang
S : 4
T : Saat bangun tidur

2.      Riwayat Penyakit yang pernah diderit
Ny. C mengatakan dulu mempunyai riwayat darah tinggi

    V.            PENGKAJIAN SAAT INI
1)      Persepsi kesehatan dan pola manajemen kesehatan
Keadaan kesehatan secara umum cukup baik. Ny C mengaku kalau dirinya menderita tekanan darah tinggi. Ny. C tidak mengetahui tentang penyakit yang dideritanya saat ini. Ny. C mengatakan dulu sebelum masuk Uresos pernah merokok tapi selama di Uresos sudah berhenti merokok, tidak minum alcohol, tidak mengkonsumsi obat-obatan. Selama ini PM selalu menjaga kesehatannya.

2)      Nutrisi dan Metabolism
Ny. C dapat memenuhi kebutuhan nutrisi secara mandiri, tapi PM lebih sering makan di tempat tidurnya sendiri.
-          PM makan 3x sehari dengan ½ porsi makan tapi terkadang jika sakit PM tidak makan.
-          PM minum sehari ± 800 ml. minum air putih dan the yang di sediakan.

3)      Pola Eliminasi
PM mengatakan dapat melakukan BAB/BAK dengan mandiri.
-          PM BAK 8x sehari, BAK PM berwarna kuning bening bau khas.
-          BAB 1x sehari dengan konsistensi lembek bau khas berwarna kuning.
 
4)      Aktivitas & Latihan
Kemampuan perawatan diri
0
1
2
3
4
Keterangan
Makan/Minum
v





Mandi
v





Toileting
v





Berpakaian
v





Mobilitas ditempat tidur
v





Berpindah

V



Dengan Tongkat
Ambulasi/ROM
v






Ket :
0 : Mandiri
1 : Alat Bantu
2 : Dibantu orang lain
3 : dibantu orang lain dan alat
4 : tergantung total

5)      Pola Istirahat dan Tidur
PM mengatakan biasa tidur mulai jam 19.30 wib dan terbangun jam 23.00 wib, setelah itu PM mengatakan tidak bisa tidur karena suasana ramai, nyeri kepala serta terkadang memikirkan sesuatu.

6)      Pola Kognitif atau Persepsi
PM termasuk kooperatif, PM mampu menyebutkan nama, alamat, nama anggota keluarganya dengan benar. Penglihatan PM terganggu sebelah yaitu mata kiri dan pendengaran PM sudah sedikit terganggu.
Ny. C mampu berorientasi terhadap waktu, orang, dan tempat. PM masih mampu mengingat dan menceritakan masa lalunya. Ny. C mampu mengidentifikasi sensari nyeri.

7)      Persepsi Diri / Konsep Diri
PM dapat menyebutkan siapa diri PM, PM termasuk orang yang ceria tapi terkadang marah ketika teman satu wismanya berisik. Selama dip anti PM terkadang merasakan kesepian dan selalu menjaga kesehatannya.

8)      Pola Peran atau Hubungan
PM seorang ibu yang memiliki satu orang anak laki-laki yang sudah meninggal, Suami PM sudah meninggal dunia juga. PM termasuk orang yang mandiri dan status PM sekarang sebagai seorang janda yang tinggal di uresos. PM mempunyai hubungan yang baik dengan rekan satu wisma meskipun terkadang marah jika ada yang bertengkar dan berisik di wisma.

9)      Pola Seksualitas
PM sebagai seorang janda menerima kehidupannya yang sekarang ini. PM sudah menopause tidak begit memikirkan kebutuhan seksualitasnya.

10)  Koping atau toleransi terhadap stress
PM terkadang merasa stress ketika di wismanya terjadi keributan atau pertengkaran antar penghuni wisma. Koping PM terhadap stress PM selalu menghibur diri dengan mendengarkan radio dan melerai jika terjadi keributan.

11)  Nilai dan Pola Keyakinan
PM beragama Islam, selalu rutin menjalankan sholat 5 waktu meskipun sudah 2 tahun terakhir hanya sholat di atas tempat tidur. PM selalu berdo’a untuk kebaikan dunia dan akheratnya kelak.

 VI.            PEMERIKSAAN FISIK
1.      Personal Hygiene
PM mandi bisa 5x sehari (Sebelum sholat fardu) jika suasana sedang panas, tapi PM bisa tidak mandi jika badanya sedang sakit.
PM mencuci rambutnya 3 hari sekali. Rambut terlihat kusam, beruban dan rontok.
Gigi PM sudah tidak ada lagi, dulu pernah memakai gigi palsu, tidak ada stomatitis, PM memotong kuku setiap sudah tampak panjang. Pakaian PM bersih.

2.      Pemeriksaan fisik
a)      Tanda – tanda vital
TD : 180/100 mmHg
RR : 20x / menit
Suhu : 37°C
Nadi :
b)      Head to Toe
Kepala : Bentuk mesocepal, jejas (-)
Rambut : Rambut beruban, kusam, rontok
Telinga : Pendengaran terganggu, serumen – , jejas –
Mata : Penglihatan sudah mulai kabur mata sebelah kanan, sedang mata sebelah kiri tidak berfungsi sama sekali, ikterik –
Mulut & Gigi : Membran mukosa kering, lidah pecah-pecah, gigi sudah tidak ada
Hidung : Tidak ada Polip, tidak ada secret
Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid

3.      Pemeriksaan Panca Indra
a.       Mata
Penglihatan sudah mulai kabur mata sebelah kanan, sedang mata sebelah kiri tidak berfungsi sama sekali.
b.      Telinga
Pendengaran sudah mulai terganggu, telinga bersih
c.       Hidung
Penciuman normal, dapat mencium bau-bauan
d.      Mulut & Tenggorokan
Fungsi lidah untuk mengecap masih normal
e.       Kulit
Kulit dapat merasakan sensasi apapun.

ANALISA DATA
No
DATA
MASALAH
ETIOLOGI
1
DS : PM mengatakan kepalanya sering terasa pusing dan lehernya pegel/kaku
P : Hipertensi
Q : Cekot-cekot
R : Leher bagian belakang
S : 4
T : Saat bangun tidur
DO :
-          Ekspresi wajah tegang menahan sakit
-          Bila berjalan sambil menahan sakit
-          TD : 180/100mmHg
(tidur,berdiri,duduk)
Gangguan Rasa nyaman : Nyeri (pusing/sakit kepala)
Peningkatan tekanan vaskuler cerebra
2
DS : PM mengatakan tiap malam hanya tidur ± 4-5 jam saja, dari jam 19.30 sampai jam 23.00 dan tidak tidur lagi sampai pagi dikarenakan suasana yang rebut
DO :
-          Mata PM terlihat sayu
-          PM terlihat lelah
-          PM terlihat gelisah

Ganguan pola tidur
Lingkungan yang tidak kondusif (berisik)

3
DS : PM mengatakan tidak tahu tentang penyakitnya
DO
-          PM tampak bingung saat ditanya tentang penyakitnya.
Kurang pengetahuan
Kurang informasi tentang penyakitnya
PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN
1.      Gangguan Rasa nyaman : Nyeri (pusing/sakit kepala) b.d Peningkatan tekanan vaskuler cerebra
2.      Ganguan pola tidur b.d Lingkungan yang tidak kondusif (berisik)
3.      Kurang pengetahuan b.d Kurang informasi tentang penyakitnya

INTERVENSI
No.Dx
Hari/Tanggal/jam
Intervensi
Tujuan/Kriteria Hasil
Intervensi
1.
Rabu, 12 Desember 2012
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24 jam diharapkan rasa nyeri berkurang, dengan Kriteria Hasil:
Ø  Skala nyeri 2
Ø  TD dengan sistol antara 120-140 dan diastole 80-90
Ø  PM tampak nyaman dan rileks
1.      Kaji skala, lokasi dan intensitas nyeri
2.      Monitor TTV
3.      Beri lingkungan yang nyaman
4.      Anjurkan PM tirah baring bila pusing
2.
Rabu, 12 Desember 2012
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24 jam diharapkan PM dapat tidur lelap, dengan criteria hasil:
Ø  Mata PM tidak sayu
Ø  PM terlihat segar dan tidak sering menguap
Ø  PM tidak mengeluhkan tentang tidurnya
1.      Kaji Pola tidur PM\
2.      Kaji KU PM
3.      Berikan lingkungan yang nyaman untuk PM
4.      Anjurkan agar tertib tidur saat malam
5.      Anjurkan PM dalam posisi yang nyaman untuk tidur,
3.
Rabu, 12 desember 2012

Setelah dilakukan tindakan keperawatan penkes selama 1x30 menit diharapkan PM mengetahui tentang penyakitnya, dengan Kriteria Hasil:
Ø  PM mengatakan sudah tahu banyak tentang penyakitnya
Ø  PM mengetahui tentang penyakit yang dideritanya
Ø  Pm tidak bertanya lagi tentang penyakitnya
1.      Kaji tingkat pengetahuan PM
2.      Berikan Pendidikan kesehatan tentang penyakitnya
3.      Jelaskan tentang pentingnya pengetahuan dalam mengikuti instruksi


 
  IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
No
Implementasi
Evaluasi
1.
13-12-2012           09.00
1. Mengkaji skala, lokasi dan intensitas nyeri
2. Mengukur TD dan nadi
3. Menganjurkan tirah baring bila pusing
4. Mengajarkan tehnik latihan nafas dalam
                                         15.30
S: PM mengatakan masih terasa pusing, dan lehernya masih pegel.
P: Hipertensi
Q: cekot-cekot
R: tengkuk bagian belakang
S: 4
T:  saat bangun tidur

O; - PM terlihat meringis kesakitan
-          TD : 160/100 mmHg
A: Masalah belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi 1-4
2.
13-12-2012           09.10
1. Mengkaji pola tidur PM
2. Mengkaji KU PM
3. Memberikan lingkungan yang nyaman untuk PM
4.Menganjurkan agar tertib tidur malam.
5.Menganjurkan PM dalam posisi supinasi saat tidur.
                                     15.40
S: PM mengatakan tidurnya masih susah dan terbangun saat-saat tertentu
O: - PM terlihat ngantuk
-          PM terlihat masih lelah
A:  masalah belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi 1-5
3.

13-12-2012               09.00
1. Mengkaji tingkat pengetahuan PM
2. Memberikan pengetahuan tentang penyakit HT dengan cara pemberian penkes
3. Menjelaskan tentang pentingnya pengetahuan dalam mengikuti instruksi perawat.
                                       15.45
S: PM mengatakan masih belum paham mengenai penyakit hipertensi
O: - Pm masih bingung jika ditanya
A: masalah belum teratasi
P:  Lanjutkan intervensi 1-3

IMPLEMENTASI & EVALUASI
Hari ke-2
No
Implementasi
Evaluasi
1.
Hari Kedua              09.00
1. Mengkaji skala, lokasi dan intensitas nyeri
2. Mengukur TD dan nadi
3. Memberikan instruksi pada PM lain supaya tidak berisik saat PM mau tidur
4. Menganjurkan untuk melakukan distraksi-relaksasi (nafas dalam)
                                          15.30
S: PM mengatakan masih terasa pusing,
P: Hipertensi
Q: cekot-cekot
R: tengkuk bagian belakang
S: 4
T:  saat bangun tidur
O:  - PM terlihat meringis kesakitan
-          TD : 170/100 mmHg, N:88x/mnt
A: Masalah belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi 1-5
2.
1. Mengkaji pola tidur PM
2. Mengkaji KU PM
3. Memberikan lingkungan yang nyaman untuk PM
4.Menganjurkan agar tertib tidur malam.
5.Menganjurkan PM dalam posisi supinasi saat tidur.
S: PM mengatakan tidurnya masih susah dan terbangun saat-saat tertentu
O: - PM terlihat ngantuk
-          PM terlihat masih lelah
A:  masalah belum teratasi
P: Lanjutkan intervensi 1-5
3.
1. Mengkaji tingkat pengetahuan PM
2. Memberikan pengetahuan tentang penyakit HT dengan cara pemberian penkes
3. Menjelaskan tentang pentingnya pengetahuan dalam mengikuti instruksi perawat.
S: PM mengatakan masih belum paham mengenai penyakit hipertensi
O: - Pm masih bingung jika ditanya tentang penyakitnya
A: masalah belum teratasi
P:  Lanjutkan intervensi 1-3



No comments:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname